Hadapi Ketegangan Global, Kapolri Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan dan Energi

Kapolri Listyo Sigit Prabowo berikan arahan (foto : yns)

GoSumsel – Pemerintah Indonesia terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat ketahanan pangan dan energi agar Indonesia mampu menghadapi dampak konflik global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri kegiatan penanaman serentak Kuartal I Tahun 2026 di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Dalam sambutannya, Sigit menyoroti situasi geopolitik global yang kian memanas akibat konflik yang melibatkan sejumlah negara besar, seperti Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Menurutnya, ketegangan tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian global, termasuk lonjakan harga minyak dunia yang dapat mempengaruhi perekonomian berbagai negara.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak tinggal diam menghadapi dinamika tersebut. Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas melalui jalur diplomasi internasional dengan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas dan aktif.

Selain melalui diplomasi, pemerintah juga memperkuat fondasi ekonomi nasional agar lebih tangguh menghadapi dinamika global yang tidak menentu.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.

Sigit menjelaskan, upaya mewujudkan swasembada pangan menjadi bagian penting dari strategi pemerintah untuk memperkuat kemandirian bangsa.

Program tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menekankan pentingnya kemampuan negara untuk berdiri di atas kekuatan sendiri.

“Penguatan sektor pangan dan energi akan membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap kondisi global yang tidak stabil, sekaligus menjaga ketahanan nasional dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, pemerintah berharap Indonesia tetap kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan global di masa mendatang. (yns)