OKI  

Internet Gotong Royong di Desa Balian, 80 Persen Rumah Warga Kini Terhubung, Ini Penjelasan Bupati OKI

Bupati OKI Muchendi (baju biru) melakukan kegiatan safari Ramadhan di Desa Balian, Kecamatan Mesuji Raya (foto : Ka)

GoSumsel – Kehadiran jaringan internet yang semakin andal di Desa Balian, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), membawa dampak positif bagi masyarakat. Tidak hanya mendukung kegiatan pendidikan, akses internet juga mempercepat pelayanan publik di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten OKI yang dipimpin langsung Bupati OKI, Muchendi, di Desa Balian, Kamis (5/3/2026).

Kepala Desa Balian, Sardono, mengatakan program internet gotong royong yang digagas Pemkab OKI bekerja sama dengan PT Telkomsel NOP Palembang telah berjalan selama satu tahun. Hasilnya, sekitar 80 persen rumah warga kini sudah dapat menikmati akses jaringan internet.

“Alhamdulillah, berkat bantuan internet gotong royong dari Pemkab OKI dan Telkomsel, sekitar 80 persen rumah warga di Desa Balian kini sudah bisa menikmati sinyal internet,” ujar Sardono.

Menurutnya, keberadaan internet sangat membantu para pelajar dalam mengakses berbagai referensi pembelajaran serta informasi pendidikan yang sebelumnya sulit diperoleh karena keterbatasan jaringan.

Selain mendukung dunia pendidikan, internet juga memperkuat kinerja aparatur desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penyampaian informasi kini menjadi lebih cepat, sementara koordinasi antar perangkat desa dapat dilakukan secara lebih efektif.

Sementara itu, Bupati OKI, Muchendi, menegaskan bahwa keberhasilan program internet gotong royong merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, operator seluler Telkomsel, serta partisipasi aktif masyarakat.

Dalam program tersebut, warga turut berperan dengan menyediakan bangunan atau tower sebagai tempat pemasangan perangkat pemancar jaringan sehingga sinyal dapat menjangkau wilayah yang sebelumnya masih blank spot.

“Program internet gotong royong ini lahir dari semangat kolaborasi. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan operator seluler, sementara masyarakat menyediakan tempat untuk pemasangan BTS. Dengan cara ini, desa-desa yang sebelumnya blank spot kini mulai terhubung dengan jaringan internet,” jelas Muchendi.

Ia menambahkan, akses internet diharapkan dapat dimanfaatkan secara positif oleh masyarakat, khususnya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta mendukung pendidikan generasi muda.

“Internet harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif. Dengan akses informasi yang luas, kami berharap kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat,” katanya.

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemkab OKI juga menghadirkan berbagai layanan langsung bagi masyarakat, seperti pelayanan administrasi kependudukan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Keandalan jaringan internet turut mendukung kelancaran layanan tersebut.

“Kami ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap Safari Ramadan selalu kami hadirkan layanan langsung, mulai dari administrasi kependudukan hingga pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Muchendi.

Selain itu, Pemkab OKI juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat, di antaranya bantuan bagi lanjut usia, santunan untuk anak yatim, serta program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Muchendi pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, keamanan, dan persatuan di lingkungan masing-masing agar pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dirasakan seluruh warga. (Ka)