GoSumsel – Suasana haru dan bahagia menyelimuti gelaran Senam Sehat Disabilitas PMPB Bangkit yang berlangsung di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Minggu (21/6/2026). Di tengah kemeriahan ribuan peserta yang memadati lokasi acara, tiga wanita beruntung membawa pulang hadiah paling istimewa, yakni paket umroh ke Tanah Suci yang diberikan langsung oleh Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya.
Ketiga penerima grand prize tersebut adalah Anis Mutmainah, Atika, dan Watri Ningsih. Masing-masing terpilih sebagai pemenang kategori disabilitas, umum, dan lansia.
Momen pengundian hadiah utama menjadi salah satu puncak acara yang paling dinanti peserta. Saat nomor undian disebut MC, sorak sorai dan tepuk tangan menggema di seluruh area kegiatan.

Sempat Ingin Pulang, Anis Malah Berangkat Umroh
Pemenang kategori disabilitas, Anis Mutmainah, warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, mengaku tidak pernah membayangkan dirinya akan menjadi salah satu penerima hadiah umroh.
Bahkan, sebelum pengundian dilakukan, Anis sempat berniat meninggalkan lokasi acara lebih awal. Namun keputusan untuk tetap bertahan ternyata menjadi awal dari kebahagiaan besar yang datang menghampirinya.
“Saya kaget sekali karena tidak menyangka. Sempat mau pulang, tapi Alhamdulillah masih bertahan. Ternyata nama saya yang dipanggil untuk hadiah umroh,” ujarnya penuh syukur.
Anis berharap seluruh program sosial dan kegiatan yang dijalankan PMPB terus mendapatkan kemudahan dan keberkahan.
“Semoga semua niat baik PMPB dimudahkan oleh Allah SWT dan perjalanan umroh saya nanti juga diberikan kelancaran,” katanya.
Atika Tak Percaya Namanya Dipanggil
Kebahagiaan serupa dirasakan Atika, warga Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Seberang Ulu I, yang berhasil memenangkan hadiah umroh kategori umum.
Saat nomor undiannya diumumkan, Atika mengaku sempat tidak percaya bahwa dirinya menjadi pemenang hadiah utama.
“Saya sangat senang dan benar-benar tidak menyangka. Terima kasih kepada PMPB dan Pak Yusuf Malaya yang sudah memberikan kesempatan luar biasa ini. Semoga kebaikan beliau dibalas dengan keberkahan,” ucapnya.
Doa Lama yang Akhirnya Dikabulkan
Cerita paling mengharukan datang dari Watri Ningsih, pemenang kategori lansia asal Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I.
Dengan mata berkaca-kaca, Watri mengaku sejak awal mengikuti kegiatan tersebut dirinya telah memanjatkan doa agar suatu hari bisa menjejakkan kaki di Tanah Suci.
Doa yang selama ini dipendam akhirnya terjawab tepat di hadapan ribuan peserta yang menyaksikan pengundian.
“Masya Allah, saya bahagia sekali. Dari awal mendapatkan nomor undian, saya terus berdoa semoga bisa umroh. Itu memang impian saya sejak lama,” tuturnya dengan suara bergetar.
Watri mengaku nyaris tidak mampu berkata-kata saat mengetahui dirinya menjadi pemenang.
“Saya hanya bisa bersyukur. Rasanya ingin menangis karena begitu bahagia. Saya tidak pernah menyangka doa yang selama ini saya panjatkan bisa dikabulkan melalui acara ini,” ungkapnya.
Membahagiakan Masyarakat
Senam Sehat Disabilitas PMPB Bangkit tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah berbagi kebahagiaan kepada masyarakat.
Melalui berbagai hadiah yang dibagikan, khususnya grand prize umroh, PMPB Sumsel kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, serta menghadirkan harapan bagi mereka yang selama ini memendam impian untuk beribadah ke Tanah Suci.
Tangis haru, rasa syukur, dan senyum bahagia para pemenang menjadi penutup manis dari sebuah kegiatan yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menghangatkan hati.
Ketua Pelaksana Senam Sehat Disabilitas PMPB Bangkit, Yuli Heryati mengucapkan rasa syukur, kegiatan berjalan dengan lancar.
“Selamat kepada para peserta yang meraih hadiah, terutama grand prize. Ini rezeki dari Allah melalui tangan Ketua Umum kami bapak M Yusuf Malaya,”ucapnya.(Epen Permata)












