GoSumsel – Gagal melakukan penjambretan, Amri (20) babak belur dihajar massa. Yang mana terduga pelaku (Amrid, red), melakukan aksinya menyasar korban Slamet Widodo, yang sedang duduk di atas motor di Jalan Rawa Jaya samping SMA Methodist.
Saat itu korban (Slamet Widodo, red), tengah asik memainkan handpohe, secara tiba tiba dirampas oleh pelaku, Amri dan Yopi dari belakang korban yang kaget spontan Iangsung berteriak.
“Waktu itu kami lewat sano tejinggok korban lagi maen hp duduk di pucuk (atas, red) motor, spontan Iangsung aku tarek (tarik, red),”ungkap Amri, Minggu (9/2).
Setelah itu kata Amri, korban beteriak sambil mengejar kami. Karena panik ia dan Yopi pun terjatuh, kemudian dihandang oleh Ojol , Amri pun tertangkap dan jadi bulan bulanan warga. Sementara Yopi berhasil kabur.
“Rencananya Hp mau kami jual, duetnyo (uang, red), untuk kebutuhan sehari hari. Tapi aku malah ketangkap sedangkan Yopi belari dio,”ujar warga Jalan Angkatan 66 Lorong Rawa Bening Kelurahan Pipa Reja Kecamatan Kemuning.
Saat beraksi menjambret dirinya lah yang menarik Hp korban sedangkan Yopi bertugas membawa sepeda motor.
“Motor yang kami bawak untukjambret motor aku, tapi yang bawa motor Yopi aku yang dibonceng. Sebelum kejadian uji Yopi itu nah ado HP laju aku tarek tahunyo dimassa ,nah Yopi dak tahu aku Iari kemano kareno
aku sudah dak biso Iagi jingok,” ungkapnya.
Sementara, Kapolsek Kemuning AKP Robert P Shombing membenarkan ada pelaku penjambretan berhasil diamankan dan dibawa oleh tim Patroli ke
Polsek Kemuning.
”Pelaku berikut barang bukti berupa satu unit Hp Vivo 21 Pro dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam, telah diamankan. Dan untuk saat ini, pelaku masih kami periksa,”tungkasnya.(gS3)












