GoSumsel — Anggota Reskrim Polsek Gandus meringkus pelaku spesialis pencurian kabel gardu listrik di wilayah Gandus yang sempat menyebabkan sejumlah wilayah mengalami padam beberapa waktu lalu.
Tersangka Bobi Harianto (37) alias BH diringkus di kediamannya tanpa perlawanan pada Rabu (15/7/2026).
Dihadapan polisi tersangka sedikitnya mencuri kabel listrik di empat lokasi dengan penghasilan sekitar Rp20 juta dari kabel yang dicurinya.
Diketahui tersangka Bobi Harianto merupakan teknisi listrik sehingga mengetahui cara mematikan aliran listrik saat beraksi.
Dalam aksinya tersangka membawa peralatan instalasi, agar tidak dicurigai oleh warga.
Kapolsek Gandus, AKP I Made Budhi Harta Kusuma mengatakan dalam aksinya modus operandi tersangka bertugas sebagai petugas instalasi listrik.
“Tersangka ini memang pernah bekerja sebagai petugas instalasi listrik dari pengalamannya sebagai pekerja instalasi listrik, pelaku BH memahami jaringan kelistrikan sehingga dengan mudah melakukan sabotase,”kata Made kepada wartawan Kamis (16/7/2026).
Tersangka sedikitnya sudah empat kali melakukan pencurian kabel di seputaran wilayah Gandus.
“Dampak dari pencurian menyebabkan pasokan listrik di seputaran Perumahan PNS Pemkot Gandus, dua lokasi di kawasan Talang Kepuh, dan perumahan Taman Asri padam.
Sudah empat kali mencuri kabel, dia spesialis pencurian kabel gardu. Kerugiannya tidak kecil, sampai ada yang nilai kerugiannya Rp 13 juta,”sambungnya.
Dari hasil diinterogasi, tersangka beraksi seorang diri dan sesekali bersama temannya yang saat ini sedang dalam pengembangan.
“Tersangka ini ada komplotannya, untuk pencurian kabel tersangka sendirian, temannya bakal menjadi target operasi kami. Karena menurut informasi temannya juga pelaku curanmor, ” katanya.
Made menegaskan Polsek Gandus akan berkomitmen menindak tegas pelaku 3C di wilayah hukum Polsek Gandus dan akan diproses sesuai ketentuan berlaku.
“Pelaku yang berani melakukan kejahatan 3C di wilayah Gandus akan kami tindak tegas sesuai proses hukum, ” katanya.
Sementara Bobi saat ditanya mengaku dalam satu kalu beraksi ia mendapat kabel tembaga seberat 30 kilo, ketika dijual rata-rata ia mendapat uang Rp5 juta.
“Saya diantar teman ke lokasi lalu potong kabel pakai gergaji. Hasil timbangan sekali mencuri sekitar 30 kilo, hasilnya dapat Rp5 juta dari satu lokasi yang lokasi kedua juga segitu,” katanya.(gS3)












