ESI Palembang Cari Atlet, Ketua KONI Beri Motivasi

Ketua Umum KONI Palembang H Anton Nurdin berikan arahan dalam seleksi atlet (foto : gS3)

GoSumsel – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) Sumatera Selatan di Muba tahun 2025, Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kota Palembang, mulai menggelar seleksi kota (Selekot) atlet Cabang Olahraga (cabor) esports.

Selekot yang dilaksanakan di Aula Palcomtech jalan Basuki Rahmat pada Sabtu tanggal 28 Juni 2025 ini diikuti 24 tim, dan 32 per orangan.

Ketua Umum (Ketum) ESI Kota Palembang Kolonel CPL Gusra Muttaqin MIKom, menyampaikan cabang olahraga elektronik pada Porprov XV Sumsel Tahun 2025 di Muba, memainkan 5 divisi. Yakni, Honor of Kings (HOK), Fire Fire (FF), Mobile Legend, PUBG, dan eFootball.

Menurutnya pelaksanaan seleksi ini bertujuan untuk menyaring atlet-atlet ESI yang akan diikutkan pada Porprov Muba yang akan dilaksana pada Oktober 2025 nanti.

Gusra menegaskan ESI Palembang tidak akan mengirim atlet esports yang tidak berprestasi ke porprov. Maka dari itu, untuk mendapatkan itu digelarlah selekot ESI.

“Karena kami ingin punya atlet yang luar biasa. Selain itu atlet yang terpilih dari seleksi ini, juga akan kami berikan uang pembinaan Rp5 juta, dan voucher potongan PalComTech, serta training center,” tegasnya.

Gusra mengingatkan untuk atlet-atlet ESI kota Palembang yang menyebrang ke kabupaten kota lain akan kami ambil tindakan tegas.

“Pengurus ESI Kota Palembang akan berlaku tegas. Bagi atlet esports Palembang yang pindah ke daerah lain, maka akan kami blacklist selama saya memimpin ESI Kota Palembang. Kami ingin punya atlet yang berprestasi, jujur, dan berkualitas,” tegas Gusra.

Dilain itu, Ketua Umum KONI Kota Palembang Anton Nurdin SH MH, sepakat dengan Ketua Umum ESI Kota Palembang yang bertekad menghasilkan atlet esports yang berprestasi, jujur, dan berkualitas. Masalah bajak-membajak atlet ini, disebutnya merupakan masalah klasik.

“Kito ini wong Palembang, tinggal di Palembang, sekolah di Palembang. Jadi wajar kalo kito bela Kota Palembang. Jangan selalu melihat fulus-fulusnya. Karena jika sudah menang di esports provinsi (Porprov), nanti ke tingkat nasional, yaitu PON,” terangnya.

Jadi dalam seleksi atlet esports tingkat Kota Palembang ini, tidak main-main. KONI Palembang sudah tiga kali membawa atlet esports Palembang, terakhir juara umum di OKU Raya. “Memang adik-adik kita ini, kebanyakan tidak terteropong oleh asosiasi esports Kota Palembang ini,” tuturnya.

Dengan ESI Kota Palembang dibawah kepemimpinan Ketua Umum Kolonel CPL Gusra Muttaqin M.IKom, Anton Nurdin percaya dan yakin, atlet-atlet muda esports Palembang ini dapat dirangkul. “Adik-adik, inilah wadahnya. Supaya bisa tertata, masuk Timnas nantinya, ikut piala dunia,” ujarnya.(gS3)