Gagang Sapu Melayang Oknum Guru Diperiksa

Pelaporan terkait ulah oknum guru ANR

GoSumsel – Orang tua mana tidak sedih jika melihat anaknya memar dibagian mata, nasib buruk yang menimpah siswa kelas IV SDN 1 Banyuasin III berinisial CGA dianiaya oknum guru inisial ANR.

Orang Tua korban inisial RD menyampikan masalah ini terjadi senin (11/10), kejadiannya terjadi saat sedang melangsungkan pembelajaran.

“Kalau boleh jujur, saya rasa paling sabar sudah saya kasih waktu untuk jujur siapa pelaku yang melakukan itu kepada anak saya sampai hari ini masih belum ada kejujuran dari pelaku, sedangkan pelaku menyalakan bahwa luka itu di dapat dari kesalahan mereka saat bermain, Tapi pengakuan dari teman sekelas inisial CGA menyatakan bahwa yang melakukannya adalah oknum guru inisial ANR,”terang orang tua TRD, Kamis (14/10)

“Sebelum datang untuk melapor ke pihak berwajib saya masih memberikan waktu kepada pelaku untuk mengaku jika benar melakukannya tapi pelaku tetap bersikeras bahwa tidak melakukannya,”jelasnya lebih lanjut.

Disayangkan juga sampai hari ini Zulpa S. Pd kepala sekolah SDN 1 Banyuasin III tidak dapat ditemui untuk dimintai keterangan karena sedang ada kegiatan diluar dan saat ditanyai melalui Whatsapp tidak ada respon sama sekali.

Begitu juga dengan Sobirin korwil kecamatan banyuasin III menyampikan memalui pesan Whatsapp bahwa masalah tersebut telah selesai pihak sekolah sudah bertanggung jawab, mengobati korban tapi saat ditanya apakah oknum guru inisiasi ANR benar melakukan perbuatannya, tidak ada balasan lagi sampai sekarang.

Erna SH mewakili kasi perlindungan anak dan pertumbuhan anak menyampaikan bahwa jika masalah ini dilihat dari peraturan sangat salah dan mereka akan melakukan tindak lanjut menemui korban dan kesekolah.

“Senakal-nakalnya anak janganla sampai melakukan hal sekejam itu cukup tegur dengan omongan atau pukul di tangan dengan lembut, untuk masalah ini akan kami telusuri lebih lanjut lagi,” tandasnya(dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *