KMPSS Kritisi Tumbuh Suburnya Dinasti Birokrasi di Pemprov Sumsel

Komunitas Masyarakat Peduli Sumatera Selatan

GoSumsel – Komunitas Masyarakat Peduli Sumatera Selatan (KMPSS), memberikan kritikan kepada Gubernur Sumatera Selatan, atas penempatan kerabat, keluarga di posisi strategis di brirokrasi di lingkungan pemerintah provinsi Sumatera Selatan

Menurut Ade Indra Chaniago dari Demokrasi Institute, kritisi dari kamu yang tergabung dalam KMPSS merupakan bentuk kasih sayang, kepada Gubernur Sumatelatan.

“Prestasi tidak ada tapi sibuk membangun dinasti. Sumsel ini punya siapa, apa punya Herman Deru dalam tanda kutip sebagai Gubernur,”jelas Ade Indra Chaniago.

“Ini Provinsi bukan kabupaten, banyak sumber daya manusia yang handal, jadi tidak ada alasan untuk mengutamakan keluarga,”sambungnya lebih lanjut.

Ade juga menyebutkan beberapa nama keluarga Gubernur Sumsel yang menduduki posisi strategis, seperti :

1. Kakak Kandung HD, E. Piterdono, Komisaris PTBA

2. Ipar HD – Isteri E Piterdono, Nora Elisya, Kepala BKD Sumsel

3. Ipar HD – Adik Kandung Febrita, Firnaz Lustian, Kepala UPTD Samsat Palembang

4. Menantu HD – Suami Percha, dr Syamsuddin Isaac, Wakil Direktur RS Siti Fatimah

5. Noversa, Komisaris Bank Sumsel, Sepupu HD

6. Adik HD, Kepala RS Khusus Mata

7. Saudara Ipar HD, kaka permpuan istri HD,Bendahara PMI prov Sumsel

8. Yeni Kabid PDLL Bapenda Kakak Istri HD

9. Ipar HD, Kepala Samsat I Palembang, Lucky, adek Febrita

10. Ipar DH, Kabid DP3MD, Yudha, Ade Febrita

11. Adik HD, Kabid SMK Diknas Prov  Sumsel, Mondi

12. Ponakan HD, Sekretaris PUBM, Noviar

13. Istri Ipar HD, PLt. Dukcapil Prov. Sumsel, Hj  Septiana Zuraida

Dilain itu, Direktur Sriwijaya Corruption Wacth (SCW) Mukri AS menilai jika dinasti birokrasi dapat melonggarkan, menciptakan sebuah kolusi yang akan mengarah ke tindakkan korupsi.

“Jadi kami minta hilangkalah dinasti birokrasi di Sumsel, dan ini sebagai wujud sayang kami kepada Sumatera Selatan,”terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komunitas Gerakan Rahmat Sandi Iqbal, setelah melakukan urung rembuk atas situasi ini, kami akan memberikan medali emas kepada Gubernur.

“Rencananya besok kami akan serahkan medali kepada Gubernur sebagai bentuk apresiasi,”tegasnya.

Ketika dicoba dikonfirmasi melalui sambungan seluler, terkait mekanisme pengangkatan lejabat dilingkungan Pemprov Sumsel, Kepala maupun Sekretaris BKD Sumsel tidak membalas pesan whatshapp. Hingga berita ini diterbitkan, redaksi GoSumsel tetap berusaha mencari konfirmasi.(gS1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *