GoSumsel – Kasus pembunuhan yang sempat mengguncang warga Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, akhirnya berhasil diungkap dengan cepat oleh aparat kepolisian, Kamis (9/4/2026).
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu dini hari (8/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, di sebuah pondok di kawasan kebun kelapa sawit milik PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam. Korban, pria berinisial PS (35), warga Desa Teluk Kijing II, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka robek di sejumlah bagian vital tubuh, mulai dari kepala belakang, leher, punggung, bahu, pelipis hingga lengan. Luka-luka tersebut diduga kuat akibat serangan senjata tajam yang membuat korban tewas seketika di lokasi kejadian.
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa jajarannya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan di wilayah hukum Polsek Keluang. Korban meninggal dunia akibat kekerasan dengan benda tajam,” ungkapnya, Kamis (9/4/2026) malam
Gerak cepat aparat membuahkan hasil. Hanya dalam hitungan jam, pelaku berinisial DC (28), warga Desa Teluk Kijing I, Kecamatan Lais, berhasil diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB.
Penangkapan dilakukan setelah pelaku sempat mengakui perbuatannya kepada warga, serta adanya laporan masyarakat mengenai seorang pria mencurigakan dengan luka di tangan kiri.
“Informasi itu langsung ditindaklanjuti. Tim gabungan Polres Muba dan Polsek Keluang bergerak cepat hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan,” jelas Kapolres.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah menghabisi nyawa korban. Sementara motif sementara diduga karena pelaku merasa takut dan terancam oleh korban.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya pakaian milik pelaku serta sarung senjata tajam jenis parang yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Kini, pelaku telah diamankan dan masih menjalani proses penyidikan intensif untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi serta motif di balik pembunuhan yang sempat hebohkan warga Keluang tersebut.(yns)













