Tangis Keluarga Pecah, Rumah di 5 Ilir Hangus Diduga Akibat HP Meledak

Petugas kebakaran melakukan pemadaman (foto : gS3)

GoSumsel – Sebuah rumah di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, ludes terbakar pada Rabu (22/4/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu oleh ledakan handphone yang berada di dalam kamar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat penghuni rumah milik Bili Leonardo (42) bersama istri dan empat anaknya baru hendak memulai aktivitas pagi. Kepulan asap hitam pertama kali terlihat membumbung dari dalam rumah, sebelum api dengan cepat membesar.

Dalam hitungan menit, si jago merah mengamuk dan melahap seluruh bangunan beserta perabotan dan barang berharga milik korban. Kepanikan pun tak terhindarkan. Penghuni rumah sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran api terlalu cepat membesar.

Istri korban hanya bisa menangis histeris melihat rumahnya dilahap api tanpa mampu berbuat banyak.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Sebanyak empat unit mobil damkar dan puluhan personel dikerahkan untuk menjinakkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan.

Lurah 5 Ilir, Rosmala Dewi, mengatakan dugaan awal kebakaran berasal dari ponsel yang meledak saat diletakkan di atas kasur, meski tidak dalam kondisi sedang diisi daya.

“Dugaan sementara dari ledakan HP yang berada di atas kasur kamar, bukan sedang dicas, lalu memicu kebakaran,” ujarnya di lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri, termasuk seorang anak kecil.

“Semua selamat, ada empat orang di dalam rumah, termasuk orang tua dan satu anak kecil,” tambahnya.

Meski demikian, kerugian material ditaksir cukup besar karena seluruh isi rumah hangus terbakar.

Pihak kelurahan menyatakan akan membantu korban dalam pengurusan dokumen penting yang ikut terbakar, seperti KTP dan kartu keluarga.

Sementara itu, untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, tim identifikasi Satreskrim Polrestabes Palembang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.(gS3)