GoSumsel – Warga Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU mengeluhkan hampir setiap didinding rumah yang berda didesa itu mengalami keretakan, diduga keretakan rumah warga tersebut diakibatkan oleh ledakan yang berasal dari aktifitas tambang PT Semen Baturaja (PT SMBR) yang tak jauh dari pemukiman Desa itu.
“Seperti tadi siang sekira pukul 13.15 WIB ada dua kali ledakan yang cukup besar bahkan rumah sampai bergetar,” kata Ketua BPD Pusar Garsubi membenarkan hal tersebut, Senin (28/3)
Menurut Subi sedikitnya ada ratusan rumah warga Desa Pusar yang mengalami keretakan, keretakan itu bervariasi mulai dari retak kecil hingga keretakan yang cukup besar. “Hampir setiap rumah warga mengalami keretakan,” ungkapnya.
Tambang PT Semen Baturaja lanjutnya berada tidak jauh dari pemukiman warga pusar, diduga menurutnya aktifitas tambang itu menggunakan bahan peledak sehingga menimbulkan getaran, “hal ini sudah terjadi sejak lama,” ujarnya.
Hal ini dikatakan Subi, sudah pernah dilaporkan ke Pihak PT Semen Baturaja, namun seolah tak punya hati ganti rugi akibat aktifitas tambang itu, pihak PT semen hanya memberikan ganti rugi sekitar Rp 200 ribu per rumah. “Ini tidak sesuai biaya bahan saja tidak cukup,” imbuhnya.
Mewakili warga pusar Subi meminta kepada pihak terkait untuk menghentikan aktifitas tambang PT Semen Baturaja yanh dinilai telah merusak rumah dan lingkungan. “Kami minta untuk dihentikan,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, awak media portal berita ini sudah mencoba menkonfirmasi ke bagian Humas PT Semen Baturaja Gilli, panggilan telpon ditolak, via wahtshapp tidak dijawab. Namun hingga berita ini di terbitkan, redaksi tetap berusaha mencari konfirmasi.(Syah)












