GoSumsel – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke- 72 Ikatan Bidan Indonesia Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan IBI Banyuasin menggelar acara peringatan yang diselenggarakan di Gedung Graha Sedulang Setudung, Rabu (26/7).
Bupati Banyuasin H Askolani, SH, MH mengapresiasi terhadap profesi bidan dan siap memfasilitasi pengembangan kapasitas bidan.
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada kesempatan ini mengucapkan apresíasi yang setinggi-tingginya terhadap profesi bidan yang ada di Kabupaten Banyuasin,”ucap politisi PDIP ini.
Askolani juga menyebut bila 1.700 bidan yang tersebar di 288 desa, 25 kelurahan dan 21 Kecamatan Banyuasin.
“Pemerintah daerah siap mendukung dan memfasilitasi pengembangan kapasitas para bidan, baik melalui pelatihan, pendidikan, maupun pengadaan sarana dan prasarana yang diperlukan tahun 2023 ini, kita sudah menerapkan program UHC (universal health coverage),”terangnya.
“Tujuannya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” ungkapnya lebih lanjut.
Ikatan Bidan Indonesia adalah sebuah organisasi profesi yang telah menjadi rumah bagi seluruh bidan di Indonesia, sudah tentu dibentuk dengan visi dan misi yang dilandasi dengan semangat pengabdian dan pelayanan.
“Bidan adalah garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia seutuhnya,” jelasnya.
Kegiatan HUT IBI diisi juga dengan seminar sehari terkait pola asuh orang tua terhadap anak dengan kejadian stanting cabang Kab. Banyuasin Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh IBI Banyuasin bersama Pemkab Banyuasin dan dibuka langsung oleh Bupati Banyuasin H. Askolani, SH.,MH.
Dalam peringatan tersebut juga digelar
kegiatan seminar sehari, terkait pola asuh orang tua terhadap anak dengan kejadian stunting dengan menghadirkan narasumber dr. H. Agus Ali Fauzi, PGD.,PLL.,MED/LEU , Hj. Lisamora Braksan, S.Sos.,M.Kes sebagai Ketua PD IBI Provinsi Sumsel, Hj. Eni Diana, Amd.Kep., S.Kam Ketua IBI Banyuasin.(dita)












