Antisipasi Klaster Baru, Danrem 044/Gapo Pimpin Kegiatan Gapkin di Pasar KM 5

Sosialisasi penerapan protokol kesehatan, di pasar KM 5

GoSumsel – Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P, S.Sos, meninjau kegiatan terpadu gerakan pendisplinan (gapkin) masyarakat terkait prokol kesehatan, sabtu (15/8).

Bertempat di Jaya Unit Pasar Km 5 Jl. Kol. H. Burlian Kec. Kemuning Kota Palembang dalam rangka kegiatan Danrem 044/Gapo Meninjau langsung pelaksanaan bersama dan Terpadu Gerakan Penegakan Pendisiplinan di wilayah Kota Palembang.

Turut hadir dalam kegiatan Gakplin tersebut, Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Djiharto, Kolonel Inf Ari Sudarsono Kasiopsrem 044/Gapo. Kolonel Inf Wirawan Eko Prasetiyo Kepala Dinas Kesehatan Provisi Sumsel Ibu Lesti Nuraini, Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Bpk. Ferri Kepala Bpnd Prov Sumsel Bpk. Bpk. H. Iriansyah, Kolonel Inf Heny Setiyono Dandim 0418/Palembang, Dandenkes 02.04.04 Plg Letkol Ckm Machnizar.

Disela pemantauan, Dandrem O44/Gapo menerangkan bila dalam kegiatan gapkin ini melibatkan berbagai unsur gabungan pesonel.

Seperti jelasnya, Kodim 0418/Palembang mengerahkan sebanyak 20 orang anggota, 1 kendaran mobil cuci tangan berisi air dan sabun, Dinas Kesehatan Provinsi. Sumsel 10 Orang, BPBD Provinsi. Sumsel 15 Orag, 1 kendaran mobil cuci tangan berusi air dan sabun, Satpol PP Kota Palembang 21 orang, Denmarem 044/Gapo 10 orang anggota, Denhubrem 044/Gapo 2 orang , 1 orang ditambah sound sistimn pendukung, Denkesyah 02.04.04 Plg 3 orang anggota 2 alat semprot sterilisasi, Denpom II/4 Plg 4 orang anggota mengatur Lalin, Balakrem 044/Gapo 3 orang, Polda Sumsel 45 orang anggota,

“Kita masih cukup perihatin, dengan perkembangan Covid 19 di Wilayah Sumatera Selatan yang cukup tinggi sampai saat ini, Kita berdoa jangan sampai di wilayah Provinsi Sumsel, tidak terjadi gerakan atau timbulnya klaste klaster baru di Wilayah kita,”jelas Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P, S.Sos.

“Untuk itu kita perlu memberikan Edukasi, dan penekanan penekanan kepada masyarakat, bahwa Covid-19 Itu memang ada, dan masyarakat tidak mengabaikan himbauan yang di berikan oleh petugas,”
jelasnya lebih lanjut.

Dirnya cukup senang, karena perkembangan rate sekarang ini di bawah 1, dan untuk kesembuhan bagi pasien Positif Covid 19 meningkat. Perkembangan Covid 19 akibat tidak disiplinnya Masyrakat menggunakan Masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kita berdoa agar covid agar segera punah, dan Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita untuk saling mengingatkan, apalagi perkembangan Covid 19 sangat masif. Saya mengharapkan kerja samanya kepada rekan rekan untuk dapat kita tekan seminimal mungkin untuk perkembangan Covid 19 di Wilayah kita,”tuturnya.(gS2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *