GoSumsel – Kemungkinan kerena termakan usia, pipa milik pertamina aset 2 limau yang terletak di jalan lintas Palembang, tepatnya depan kantor inspektorat Muara enim mengalami kebocoran, sehingga minyak mentah yang di keluar ke jalan, sehingga menggangu pegawai untuk masuk ke kantor inspektorat.
Dari pantauan awak media, petugas dari pertamina lagi melakukan berbaikan pipa yang bocor, dan sempat melihat kedalaman galian pipa lebih kurang 30 cm didalam tanah.
Hendri selaku bagian produksi dari Pertamina menerangkan, Peyebab kebocoran pipa ini kororsip atau keropos karena sudah lama tidak diganti, otomatis ada bocor kecil.
“Dampak dari kebocoran ini belum bisa dipredeksi, sekarang kita teliti terlebih dahulu karena kebocoran pipa ini belum begitu besar, Sekarang posisi pipa masih bocor dan sekarang masih dalam penanggulangan, Sekarang sudah kita tutup dari ujung smpai pangkal agar tidak terjadi kebocoran lagi,” kata hendri
Dijelaskan Hendri, pergantian pipa ini diganti antara pada tahun 2015 atau 2016, mulai dari sini (kantor inspektorat, red) sampai sungai depan,.
“Kemungkinan akan mengakibatkan banyaknya tanaman disekitar bisa mati akibat dari kebocoran pipa ini,”jelasnya
Menurut keterangan salah satu pegawai inspektorat, yang minta namanya di inisialkan RH (35) menuturkan,
semburan minyak tersebut diketahui sudah mulai meyemburkan minyak pada hari senin pagi, dan menimbulkan bau menyengat.
“Takutnya bakal menimbulkan kebakaran, dan
salah satu pegawai dinas inspektorat terjatuh dari atas motor, akibat minyak yang menggenangi jalan,”jelas RH.
“Harapan kami agar pihak Pertamina cepat menindak lanjuti atas terjadinya kebocoran pipa tersebut dan bertanggung jawab, untuk segera diperbaiki agar aktivitas kantor tidak terganggu”tutupnya.(gS/Krl)










