GoSumsel – Kinerja Kepala Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang, jadi sorotan Jaringan Pembela Bangsa Indonesia (JPBI)).
Dalam orasi damainya, Koordinator JPBI Rubi Indiarta meminta Kadis Perkimtan untuk mundur dari jabatannya, karena dinilai tidak becus melaksanakan program kerja.
“Kami temukan contohnya, banyaknya lampu jalan yang bertahun-tahun tidak hidup dan kegiatan Perkimtan yang seharusnya dilaksanakan tetapi tidak diterapkan secara benar, ini sangat merugikan masyarakat kota Palembang, “terangnya.
“Adapun beberapa pengajuan untuk lampu jalan di beberapa tempat itu tidak direspon dengan sigap dan cepat, padahal tiap tahunnya anggaran Dinas Perkimtan Kota Palembang selalu turun,” ucapnya lebih lanjut.
Bukan hanya itu saja, wilayah Kota Palembang yang katanya diperbaiki tapi masih banyak yang kumuh dan tidak diperhatikan. Rencana revitalisasi hingga penghijauan yang ada ternyata tidak di realisasikan dengan baik dan benar.
JPBI menduga ada beberapa proyek yang seharusnya diputuskan secara tender malah dikerjakan dengan swakelola. Dan kami mengindikasikan ada penyelewengan fee tender yang masuk ke kantong oknum Kepala Dinas tersebut.
Pihaknya meminta audit seluruh anggaran di PU Perkimtan yang seharusnya di putuskan melalui tender. Malah di kerjakan dengan swakelola.
“Kami berharap Kajati Sumsel dan Pj Wali Kota Palembang dapat memanggil Kadis Perkimtan dan apabila terbukti bersalah untuk dilakukan proses hukum sebagaimana mestinya,”ucapnya
Menanggapi tuntutan peserta aksi,
Asisten II Pemkot Palembang Zulinto mengatakan, akan menyampaikan ke Pj Walikota apa yang menjadi tuntut.
Terkait masalah lampu jalan, Zulinto menegaskan bila hal tersebut sudah menjadi perhatian Pj Wali Kota.
“Mohon kesabaran kita menunggu sampaikan dengan teman-teman kita tadi ini berproses,masalah perkimtan tuntutan lampu jalan dan semua keseriusan PJ ini sudah sangat tinggi tentang lampu Jalan,
“Coba bayangkan Pj Walikota pada malam hari terjun langsung mengajak teman-teman kita dari Perkimtan untuk sama-sama datang ke tempat lampu jalan yang mati kita hidupkan ini adalah satu keseriusan,”tandasnya.(gS1)













