Kunjungan Strategis KSP ke Lapas Perempuan Palembang, Perkuat Pelayanan Publik dan Sistem Keamanan

Kunjungan staff kantor Kepresidenan ke Lapas Perempuan Palembang (foto : yns)

Gosumsel – Kantor Staf Presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Palembang pada Kamis (21/05) dalam rangka meninjau pelaksanaan pelayanan publik, program pembinaan warga binaan, serta sistem keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Rombongan KSP dipimpin oleh Heru Kreshna Reza dan turut didampingi Anthony Winza Probowo serta James Baron bersama jajaran lainnya.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani. Dalam kesempatan tersebut, Desi memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari pembinaan kemandirian warga binaan, penguatan pelayanan terpadu, hingga peningkatan sistem pengamanan di area hunian.

Desi menyampaikan bahwa kunjungan dari jajaran KSP menjadi dorongan positif bagi seluruh petugas untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan.

“Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, memperkuat pembinaan warga binaan, serta menjaga keamanan dan integritas di lingkungan Lapas Perempuan Palembang,” ujarnya.

Selama peninjauan, tim KSP melihat langsung sejumlah fasilitas utama, seperti blok hunian, ruang layanan terpadu, hingga bengkel kerja warga binaan yang digunakan untuk mengembangkan keterampilan produktif dan kemandirian.

Usai melakukan peninjauan, Heru Kreshna Reza memberikan apresiasi atas kondisi lingkungan lapas yang dinilai tertib, bersih, dan memiliki sistem pembinaan yang berjalan baik.

“Kami mengapresiasi komitmen jajaran Lapas Perempuan Palembang dalam menghadirkan pelayanan yang inovatif dan pembinaan yang produktif. Pengelolaan keamanan juga berjalan disiplin sehingga menciptakan lingkungan yang kondusif dan humanis,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah pusat dalam mendukung reformasi pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pembinaan.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan ramah tamah sebagai bagian dari evaluasi serta pengembangan program strategis ke depan di lingkungan Lapas Perempuan Palembang.(yns)