Masagus Fachri Dwisetya : Praktek yang Menimbulkan Kekerasan di Dunia Pendidikan Harus Dihilangkan

Masagus Fachri Dwisetya (kiri) ketika bersama Wapres Ma'ruf Amin dalam sebuah acara (ist)

– Siap Berikan Bantuan Advokasi

GoSumsel – Tokoh Pemuda Palembang, yang juga merupakan Koordinator Milenial Barisan Puan Maharani Masagus Fachri Dwisetya mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya AM, salah satu santri Pesantren Gontor asal Palembang yang diduga dianiaya.

Selain menyampaikan rasa duka, ia juga menegaskan siap mengawal dan memberikan bantuan advokasi kepada keluarga korban jika di perlukan.

“Atas nama pribadi dan Barisan Puan Maharani, mengucapkan belasungkawa atas wafatnya adik kami AM, dan jika diperlukan kami siap berikan bantuan advokasi kepada keluarga korban,”terangnya melalui sambungan seluler, Rabu (14/9).

Menurutnya, kejadian yang menimpa keluarga Siti Soimah tersebut, jajaran Polda Jawa Timur dan Kepolisian RI harus menindak tegas kasus ini. Sehingga, Pesantren Gontor yang merupakan lembaga pendidikan yang menghasilkan santri/ santriwati terbaik untuk negeri ini, harus bebas dari oknum-oknum pelaku kekerasan.

“Jangan sampai ada korban seperti AM kedepannya, dan praktek – praktek yang bisa menimbulkan kekerasan harus dihilangkan,” tandasnya.(gS1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *