GoSumsel – Sikap kurang bersahabat, dan terkesan menghalangi kerja jurnalistik, dilakukan staf Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin. Dimana, ketika awak media salah media online mencoba melakukan klarfikasi beberapa kegiatan di Dinkes, dan instalasi Farmasi, kepada Kadinkes.
Kronologis kejadian menurut Thambrin, dirinya bersama rekan jurnalis lainnya, ingin menemui kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, Pada Pukul 13.30 WIB, dan meregistrasi di salah satu Staff Kepala Dinas Kesehatan itu, Staff tersebut mulai mengintrogasi awak media dengan pertanyaan yang bertele-tele.
“Ada perlu apa, mau ketemu siapa, sudah ditelpon atau belum,” ujar Thambrin senada menirukan ucapan Staff tersebut.
Thambrin menerangkan bahwa rekannya Suhaimi sudah meregistrasi, dan menegaskan bahwasanya ada hal yang ingin ditanyakan kepada Kadinkes, dan bersifat klarifikasi, namun masih saja oknum staf tersebut menghujani pertanyaan.
“Saya Suhaimi wartawan online, bilang saja ada yang perlu di tanyakan kepada Kadinkes dan sifatnya klarifikasi, namun malah oknum protokol tersebut masih saja bertanya, kalo dikasih tau mau nanyain apa nanti ibu kadis bisa mengajak bidang-bidang nya biar ada yang menjelaskan,” tuturnya.
Kemudian dirinya kembali bertanya apakah belum diberitahukan kepada Kadinkes.
“Mbak belom diberitahukan ya, jawabnya ; masih ada tamu,. Dan sesaat kemudian tamu tersebut keluar dan ternyata tamu tersebut adalah Bpk. Dani salah satu Kabid Di Dinkes, dan pak dani sudah berpesan agar segera memberitahukan kepada Para Staff Protokol, untuk segera memberi Kadinkes,” Terang dia
Lanjutnya, setelah pukul 14.30 WIB, dirinya kembali mempertayakan kembali kepada Staff Protokol tersebut, namun dirinya mendapat jawaban yang tak mengenakan.
“Ya saya kembali mempertanyakan apakah kami sudah diberitahukan kepada kadinkes, namun kami mendapat jawaban yang agak kurang mengenakkan dari oknum tersebut, biasanya ibu pencet bel. Tentu aneh bagaimana mau pencet bel keberadaan kami saja belum diberitahukan kepada Kadinkes,” ungkapnya sambil menghela nafas.
Ketua PWI Banyuasin, Diding Karnadi sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan seolah-olah instansi alergi terhadap Wartawan.
“Ya jika memang benar kejadiannya seperti itu, tentu saja sangat disayangkan Bupati kita saja terbuka dengan para Wartawan,”ungkap Diding saat di Konfirmasi Via Telepon.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berusaha mencoba klarifikasi, terkait kegiatan Dinkes, dan instalasi Farmasi, namun Kadinkes belum melakukan jawaban.(Sh)













