GoSumsel — Insiden tongkang muatan batubara menabrak tiang jembatan kembali terulang. Kali ini terjadi di perairan Bentayan, Keluang Bentayan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 17.50 WIB.
Dimana sebuah tongkang batubara menabrak tiang penyangga (glagar) Jembatan PTPN VII Keluang Bentayan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin.
Jembatan PTPN 7 ini menghubungkan antara Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan Keluang Bentayan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin.
Dari informasi yang himpunan tongkang memuat batubara di Jetty Tempirai yang ditarik Tugboat Biduk Mas 24 / BG.Biduk Mas 21 dari keagenan PT Rizkia Armada Nusantara.
Peristiwa tersebut sempat direkam warga yang sedang berada diatas jembatan.
Salah seorang warga Bentayan mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada diatas jembatan dan terkejut mendengar suara hantaman dari bawah jembatan.
“Saya terkejut mendengar suara saya cari rupanya ada tongkang yang menabrak tiang jembatan,”kata yang tidak mau disebutkan namanya.
Dirinya meminta pemilik tongkang batubara maupun pihak Agen untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Jangan lepas dari tanggung jawab setelah menabrak, pengusaha kapal harus bertanggung jawab nanti jembatan ini roboh seperti jembatan Lalan,”ungkapnya.
Detik-detik kapal tongkang batubara menabrak tiang jembatan PTPN7 tersebut kini viral sosial media.
Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik, tampak jelas kapal tongkang yang ditarik menggunakan tugboat Biduk Mas 24 / BG Biduk Mas 21 tersebut menghantam hingga tiang penyangga Jembatan PTPN7.
Kapal tongkang tersebut melaju dari arah hilir Sungai Tungkal menuju arah hulu dalam keadaan muatan penuh menjulang tinggi hendak dibawa ke muara laut.
Hingga berita ini diturunkan belum pernyataan resmi dari pihak KSOP Kelas 1 Palembang maupun Satpolairud Polres Banyuasin dan pihak agen PT Rizkia Armada Nusantara.(gS3)













