OKI  

Pemkab OKI Dukung Gerakan Transaksi Non Tunai

Pembukaan pasar bedug

GoSumsel – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI), mendukung gerakan transaksi non tunai. Seperti hari ini, Selasa (12/4) Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah H. Husin menghadiri pembynpasar bedug di halaman Gedung Kesenian.

Berbagai macam kuliner yang mulai resmi dibuka hari ini, bila telah mendapatkan kupon, jika berbelanja minimal Rp 50 ribu cukup hanya bayar Rp 25 ribu. Namun tidak berlaku kelipatan.

Pasar bedug ini berlangsung selama 3 hari, dan resmi dibuka oleh Sekda OKI H Husin S.Pd MM didampingi pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung RM Rozali Anton, Kadin Koperasi UKM dan Perindustrian OKI, Danramil dan Camat Kayuagung, Selasa (12/4).

“Seluruh BSB, secara serentak adakan pasar bedug. Meski hanya berlangsung selama 3 hari, tetapi kami tetap harus mematuhi prokes Covid – 19,” ujar Pimpinan BSB Cabang Kayuagung RM. Rozali Anton dalam sambutannya.

Dan untuk disini, ada 12 UMKM yang mengisi stand-stand yang telah kami sediakan, sehingga dapat menggelar berbagai macam kuliner dagangannya.

Lanjut dia, satu hal yang paling penting, kami ingin menggalakkan program non tunai melalui BSB mobile dan QRIS.

“Dengan begitu, diharapkan kedepan masyarakat tidak lagi berbelanja secara tunai, tapi mulai beralih non tunai,” kata dia seraya menambahkan, transaksi jual beli non tunai ini juga diterapkan di pasar bedug yang digelar BSB di wilayah lainnya.

Sementara itu, Sekda OKI H. Husin mengatakan, pemkab mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh BSB Cabang Kayuagung. Seperti telah dilaksanakannya pasar bedug yang akan berlangsung selama 3 hari.

Apalagi dalam kegiatan ini juga, sebagai salah satu edukasi pada masyarakat, dalam penerapan gerakan pembayaran non tunai.

“Walaupun cuma 3 hari, namun wujud partisipasi BSB Cabang Kayuagung ini cukup membantu masyarakat, dan memulihkan perekonomian sangat terasa,” tandasnya.(Juanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *