Ada Indikasi Kecurangan Rekrutmen PPK, JPBI Minta KPU Sumsel Lakukan Evaluasi

Anggota KPU Sumsel menerima massa JPBI

GoSumsel – Aktivis Jaringan Pembela Bangsa Indonesia (JPBI) melakukan aksi damai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan, Senin (12/12). Menurut Koordinator Aksi (Kotak) Yogi Komar, kedatangan mereka ke KPU dalam rangka mempertanyakan, adanya indikasi proses penerimaan calon PPK KPU Kota Palembang, dan ada dugaan dalam proses penerimaan calon PPK KPU palembang yang tidak transparan.

“Kami menduga adanya Indikasi Kolusi dan Nepotisme dalam rekrutmen PPK KPU Kota Palembang,”terangnya.

Dimana ia menilai, KPU Kota Palembang tidak transparan dalam menentukan bobot nilai tes CAT sehingga merugikan peserta tes CAT

“Dilain itu, adanya Indikasi Kecurangan yang dilakukan oleh KPU Kota Palembang dalam menetapkan peserta yang lulus tes CAT calon PPK,”ucapnya.

Dikatakan Yogi, JPBI sejak awal memantau proses penerimaan PKK KPU Palembang dan ada dugaan dan yang tidak transparan dalam proses ini. Dan dirinya berharap berharap pemimpin KPU Sumsel bisa menindak lanjutinya dengan benar-benar transparan biar hal ini tidak terjadi lagi dikemudian hari.

“Kami minta untuk KPU Kota Palembang melakukan tes ulang CAT secara transparan, dan tangkap oknum yang bermain dalam proses penerimaan calon PPK,”pintanya.

“Kami juga minta ketua KPU Kota Palembang untuk mundur dari jabatanya, jika terbukti adanya indikasi kecurangan dalam proses penerimaan calon PPK,” tegasnya.

JPBI juga meminta KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk segera melakukan evaluasi dalam proses seleksi Calon PPK KPU Kota Palembang, yang dinilai JPBI tidak transparan dalam menetapkan Bobot nilai CAT, sehingga merugikan peserta, yang tidak sesuai dengan Juknis yang ditetapkan oleh KPU RI dan Surat edaran KPU provinsi Sumsel.

“Pengumuman tersebut harus dilakukan setelah pelaksanaan Tes CAT sehingga tetap menjaga integritas lembaga penyelenggara pemilu,”teranganya.

Menyambut aksi damai JPBI, Ketua KPU Provinsi Sumatera Selatan Amrah Muslimin menerangkan yang akan memanggil seluruh komisioner KPU Kota Palembang.

“Kita Akan meminta KPU Kota Palembang untuk mengklarifikasi masalah ada dugaan tersebut dan akan menindak lanjuti hal ini,”tandasnya.(gS1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *