Dilaporkan Hilang, IRT Ditemukan Tak Bernyawa

Aparat mengevakuasi jazad korban (foto : gS3)

GoSumsel — IS (34) Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin yang hilang tenggelam di Sungai Musi pada Sabtu (4/7/2026) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan mengapung di perairan Sungai Musi, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang Senin (6/7/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Personel Satpolairud Polrestabes Palembang yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian guna mengevakuasi jasad korban.

Jasad korban pertama kali ditemukan dua orang pekerja pengangkut pasir berinisial R (23) dan temannya, yang sedang bekerja di atas kapal tongkang.

Melihat sesosok tubuh perempuan mengapung dalam posisi tertelungkup di sekitar perairan Sungai Musi keduanya segera melaporkannya kepada personel Satpolairud Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan personel Patroli Satpolairud Polrestabes Palembang langsung sudah mengevakuasi jasad korban dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang guna memastikan identitas korban.

“Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban hendak mandi di sungai yang berada di belakang rumahnya di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin,”kata Sonny Senin (6/7/2026).

Saat itu, salah satu keluarga sempat melarang korban mandi di sungai dan berniat mengambilkan air ke dalam bak mandi.

Namun ketika kembali, korban sudah tidak berada di lokasi sehingga keluarga segera melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut.

“Hasil pemeriksaan awal korban memiliki kondisi kesehatan khusus serta keterbatasan fisik dalam berjalan. Setelah dilakukan pencocokan identitas berdasarkan ciri-ciri fisik, keterangan keluarga, dan hasil identifikasi, kepolisian memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang,”ungkapnya.

Polda Sumatera Selatan turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

“Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya anak-anak, lansia, maupun anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan khusus ketika beraktivitas di sekitar sungai dan perairan terbuka,”kata Nandang.(gS3)