Ini Strategi dan Fokus KPK Berantas Korupsi

Firli Bahuri, Ketua KPK

GoSumsel – Begitu banyak jenis dan rupa tindakan korupsi. Sehingga tidak seluruhnya bisa ditangani oleh KPK. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, saat pemaparan launching Monitor Center For Prevention (MCP), Selasa (31/8).

“Kita paham bahwa begitu banyak bentuk korupsi setidaknya ada 7 cabang korupsi, ada 30 jenis dan rupa korupsi. KPK tidak mampu melakukan pemberantasan seluruh tindak korupsi tersebut,”terang Firli sebagaimana dilansir dari merdeka.com.

Menurut Firli, KPK lebih mengedepankan area pemberantasan korupsi pada bidang tenaga dan bisnis, pelayanan publik, pengelolaan sumber daya alam, bidang reformasi birokrasi, serta praktik-praktik politik dan kehidupan politik.

“Begitu banyak tindakan korupsi tentulah KPK berupaya melakukan segala upaya pemberantasan korupsi dengan setidaknya tiga strategi pemberantasan
korupsi,” sebutnya.

Strategi KPK Berantas Korupsi

Strategi pertama dalam hal pencegahan dengan melakukan pendekatan melalui pendidikan masyarakat. Harapan bisa mengubah sikap perilaku serta budaya korupsi menjadi budaya anti korupsi.

Kedua pendekatan strategi pencegahan, penelaahan, pengkajian, penelitian serta memberikan rekomendasi kepada
pemerintah.

“Utamanya dalan rangka perbaikan sistem, karena sesungguhnya sistem yang baik tentulah tidak bisa dan tidak memberikan peluang dan kesempatan
untuk melakukan korupsi,” ujarnya.

KPK juga akan menindak secara proporsional dan akuntabel demi kepentingan hukum, kepastian hukum, dan keadilan serta tetap menjunjung
tinggi hak asasi manusia (HAM).

“Hari ini kami fokus kepada upaya-upaya pencegahan, berdasarkan kajian KPK begitu banyak jenis dan rupa korupsi. Sehingga KPK mencoba bagaimana mengeleminir dan meniadakan kesempatan untuk tidak terjadinya korupsi,”terangnya.(gS*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *